kepadaMu pemilik hati sejati,,,
yang membangkitkan rasa dan semangat
yang memberi cahaya dalam pekatnya malam
kepadaMu pemenang hati sejati,,,,
dalam rasa taku dan cemas
dalam bayang maut,,, gemetar dan hampa
Engkau dari jauh menatap,,
sampai sejauh mana,, aku berjuang
lepaskan jerat ini,,,
kunikmati,,, kuresapi, hingga kuterjebak
tak mampu lepaskan,,
aku hilang dalam pekatnya malam
aku redup tak bercahaya,,,
aku debu,,, yang menjadi noda,,,,
aku melihat tangan berdarah,,,
penuh peluh dan gemetar menahan perih luka yang tergores
diseluruh tubuhMu
dalam kebodohan,,,aku marah,, mengapa mereka
tega,,,menyaksikannya,, menjadi tontonan,,
aku menangis,,,,,
kudengar,,,,Engkau berbisik
jangan menangis,,,
aku melakukan ini untukMu,,,
supaya cahaya kembali menyala,,
aku telah melakukannya,,,
dengan cinta yang dalam,,
tanpa menuntut apapun,,
asal engkau percaya padaku,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar