Jumat, 30 Maret 2018

cinta tanpa syarat

kepadaMu pemilik hati sejati,,,
yang membangkitkan rasa dan semangat
yang memberi cahaya dalam pekatnya malam
kepadaMu pemenang hati sejati,,,,

dalam rasa taku dan cemas
dalam bayang maut,,, gemetar dan hampa
Engkau dari jauh menatap,,
sampai sejauh mana,, aku berjuang
lepaskan jerat ini,,,
kunikmati,,, kuresapi, hingga kuterjebak
tak mampu lepaskan,,
aku hilang dalam pekatnya malam
aku redup tak bercahaya,,,
aku debu,,, yang menjadi noda,,,,

aku melihat tangan berdarah,,,
penuh peluh dan gemetar menahan perih luka yang tergores
diseluruh tubuhMu
dalam kebodohan,,,aku marah,, mengapa mereka
tega,,,menyaksikannya,, menjadi tontonan,,
aku menangis,,,,,
kudengar,,,,Engkau berbisik
jangan menangis,,,
aku melakukan ini untukMu,,,
supaya cahaya kembali menyala,,
aku telah melakukannya,,,
dengan cinta yang dalam,,
tanpa menuntut apapun,,
asal engkau percaya padaku,,

Senin, 12 September 2016

Surat cinta untuk ibu dan bapakku 

IBU aku kangen saat-saat ini,,begitu juga denganmu Bapa,,aku ingin sekali menelponmu, namun di sisi lain hatiku bilang tidak,,aku merasa jarak kita makin jauh,, dan jauh
Ibu,,dua hari yang lalu aku berulang tahun,,apakah engkau mengingatnya,,hm,,,,kita memang tak pernah merayakannya,,karena kita tidak menganut sistem itutapi entah kenapa aku merasa sepi, dan merindukanmu 

Ibu,,,mungkin sulit bagimu untuk mengerti keadaankuaku pun sulit memahaminya,,katanya " demi panggilan" katanya " demi ketaatan"ntahlah,,aku hanya menjalankan perintahNya sajaterhadap Dia aku tidak berdaya,, meski jalan-Nya tidak terselami,tapi selalu percayabahwa Ia yang memanggil aku sangat dapat di percaya,Dia yang mengutus aku ke tempat ini sangat bisa di andalkan. 

Ibu,, ini adalah tahun kedua aku ada disini,,aku yang terbiasa jauh darimu,,,merasa kesepian,,aku tidak tahu kapan aku bisa kembali,tapi pasti suatu saatjangan terlalu kwatir denganku,,,engkau tahu,,masa-masa sulit yang ku alami waktu kecil,,waktu nafasku mulai hilang,,,nyatanya sampai hari ini tetap ada,,engkau ingat di rantau orang aku jatuh dan sakit,,nyatanya aku masih berdiri sampai sekarang,,aku baru sadar Tuhan sedang mempersiapkan aku untuk menjadi wanita yang kuat untuk saat ini. 

Ibu,,Bapa,, aku rindu waktu- waktu duluaku ingin bercerita banyak hal,,ingin mendengar petuahmu,,Aku,,kembali ke masa kecilku untuk bisa dekat denganku,,tapi aku harus melakukan sesuatu saat ini,agar ketika aku kembali,,aku menjadi terang bagimu,keluarga besar kita dan masyarakat lainnya.
Ibu jangan terlalu kwatir tentang masa depanku,,masalah pasangan hidupku, juga masa-masa sulit yang akan kuhadapi.berdoa saja untukku,,engkau tahu bahwa aku selalu bisa melewatinya,,di masa lalu aku dapat melewatinya dengan kesan,,demikian besok aku keluar jadi pemenang.


aku cinta padamu 
aku cinta semua yang terjadi diantara kita
from your daugter,,shani soroush situmorang



Minggu, 17 Juli 2016

Kabur,,,,

Aku melangkah jauh dari-Mu
kutelusuri jalan yang berliku ini
kulangkahkan kakiku  walau gemetar
sejauh hasratku bertahan
langit merah menyapaku
tersadarku jauh sudah aku lari dari-Mu
senja yang tidak terelakkan
kegelapan akan menutup jagad raya
sebuah kegelisahan yang tidak tersembunyikan
hadir dalam malam yang pekat
kemanaku kan bersembunyi?
bagi-Mu tidak kegelapan yang berarti
bagi-Mu aku terlihat nyata
kemanaku kan lari
di setiap arah Engkau selalu ada
aku menginjak bumi-Mu
aku berteduh di langit-Mu
kemanaku kan kabur
Engkau telah mengurungku
dalam keterbatasan dan kerapuhanku
tetapi Engkau sangat jauh bagiku
ketika ku terpuruk Engkau seakan bersembunyi
mungkin aku yang kurang mengenal-Mu
seperti bayangan bagiku
haruskah ku kabur lagi? tapi bagaimana? kemana?
aku tak punya tujuan
meski aku tak punya hak untuk mengelak-Mu
aku masih saja ingin kabur
kabur....?
kemanaku kan kabur?